Ini Prestasi 9 Tahun Pemerintahan Jokowi

- Penulis Berita

Senin, 23 Oktober 2023 - 12:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat olahraga nasional, Djoko Pekik Irianto, menyebut kegemilangan olahraga Indonesia dalam era 9 Tahun Pemerintahan Jokowi sangat terlihat dari segi prestasi. “Kalau di bidang prestasi, tentu beberapa data perlu disampaikan. Yang paling menonjol adalah prestasi di Asian Games 2018 ketika kita bisa ke peringkat empat dan 31 medali emas. Jadi tuan rumah Asian Games juga tidak gampang,” kata Djoko.

Tidak terasa, sembilan tahun sudah Joko Widodo (Jokowi) menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia dan dunia olahraga menjadi salah satu fokus pembenahannya. Berikut prestasi dan PR bidang olahraga di era Jokowi.

9 Tahun Pemerintahan Jokowi Bulutangkis Raih Medali Emas

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara mantan atlet bulutangkis Indonesia, Tontowi Ahmad juga merasakan perbaikan di lingkup olahraga. Satu hal yang jadi sorotannya adalah besaran bonus bagi atlet berprestasi. “Perubahan kalau dari olahraga pasti dari segi bonus yang bertambah. Di era pak Jokowi perhatian untuk atlet bagus, contohnya ketika mau Olimpiade itu didukung pemerintah untuk bulanan dan perawatan. Tanpa membandingkan dengan sebelumnya, memang ada peningkatan,” kata Tontowi kepada CNNIndonesia.com. “Waktu dapat di Olimpiade bonusnya kan Rp5 miliar dan itu sejarah karena sebelumnya tidak segitu. Itu paling besar,” ia menambahkan.

Tontowi berhasil mengembalikan supremasi bulutangkis Indonesia di pentas Olimpiade. Bersama Liliyana Natsir, Tontowi sukses meraih medali emas di Olimpiade Rio 2016. Tontowi/Liliyana jadi ganda campuran pertama dari Indonesia yang berhasil menyabet medali emas. Disusul prestasi Greysia Polii/Apriyani Rahayu pada nomor ganda putri, Indonesia akhirnya melengkapi torehan emas di seluruh nomor.

9 Tahun Pemerintahan Jokowi Berikan PR Besar Dunia Olahraga

Dunia olahraga era 9 tahun Jokowi juga memiliki pekerjaan rumah (PR) besar yang harus diselesaikan. Djoko Pekik Irianto berpendapat PR besar adalah realisasi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Dalam DBON terdapat target jangka panjang bagi Indonesia untuk finis di peringkat kelima perolehan medali Olimpiade 2044 mendatang. Karena itu ia berharap ada peningkatan prestasi atlet Indonesia di setiap edisi pesta olahraga dunia. “Kalau bicara PR, tentu skema yang sudah dibuat terkait dengan Desain Besar Olahraga Nasional [DBON], itu kan program jangka panjang tahun 2045 sasaran ‘Indonesia Emas’. Lalu kita menargetkan peringkat lima di olimpiade 2044. Di olimpiade terakhir kita peringkat ke-55. Oleh karena itu DBON harus diimplementasikan secara riil,” kata Djoko.

Selain peningkatan prestasi di panggung dunia olahraga, Djoko berpendapat bahwa Jokowi masih perlu mengembangkan olahraga ke lingkup yang lebih luas. Dalam hal ini industri olahraga, studi olahraga, dan olahraga pariwisata harus jadi fokus presiden. “Termasuk PR-nya yaitu mengedepankan olahraga sebagai tiga pilar yaitu sports industry, sports science, dan sports tourism. Ini tentu harus di-breakdown ke program yang melekat dan integrasi dengan yang sudah ada. PR-nya itu kira-kira,” ucapnya.

9 Tahun Pemerintahan Jokowi, Inflasi Dikelola Dengan Baik

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mampu membawa perubahan yang cukup baik selama sembilan tahun masa kepemimpinannya. Jokowi terbukti mahir dalam mengelola inflasi. Pada Rabu, 16 Agustus 2023, dia dijadwalkan akan menyampaikan Nota Keuangan serta Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2024. APBN tersebut akan menjadi APBN tahun terakhir Jokowi.

Sebelum kita memeriksa Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) terbaru yang disampaikan oleh Jokowi, penting untuk mengambil waktu sejenak untuk mengulas berbagai kebijakan dan pencapaian yang telah ditetapkan oleh pemerintahan Jokowi sejauh ini, termasuk upaya yang telah dilakukan dalam mengelola tingkat inflasi di negara ini. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2015-2019, pemerintahan Jokowi mengincar inflasi sebesar 4,2% pada tahun 2018 dan 3,5% pada tahun 2019.

Ternyata, inflasi di tahun 2018 turun hingga 3,13%. Bahkan pada tahun 2019, inflasi masih berada di angka 2,83%. Angka inflasi tahunan (yoy) pun di bawah target RPJMN, yaitu 3,5%. Artinya, Jokowi berhasil mempertahankan stabilitas harga selama dua tahun berturut-turut.

Jokowi juga berhasil menjaga defisit anggaran tetap di bawah 3% di tahun 2017, 2018, dan 2019. Tercatat, defisit anggaran di tahun 2017 hanya sebesar 2,58%, di tahun 2018 sebesar 2,20%, dan di tahun 2019 sebesar 2,19%. Artinya, pemerintahan Jokowi berhasil menjaga keseimbangan antara penerimaan dan pengeluaran negara dengan cukup baik.

Dalam perekonomian, pertumbuhan ekonomi Indonesia di era 9 Tahun Pemerintahan Jokowi juga dapat dikatakan cukup stabil. Meskipun sempat mengalami perlambatan di tahun 2015, namun ekonomi kembali tumbuh di tahun-tahun berikutnya. Pada tahun 2019, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,02%.

Namun, tak bisa dipungkiri bahwa masih ada banyak tantangan dan permasalahan yang harus diatasi di masa depan. Salah satu di antaranya adalah menghadapi dampak pandemi COVID-19 yang masih berkepanjangan. Selain itu, isu-isu lingkungan dan keberlanjutan juga menjadi fokus penting di era kepemimpinan selanjutnya.

Kesimpulannya, 9 Tahun Pemerintahan Jokowi telah menunjukkan sejumlah prestasi dalam berbagai bidang, termasuk olahraga, ekonomi, dan stabilitas makroekonomi. Namun, masih terdapat PR dan tantangan yang perlu diatasi di masa depan. Dengan demikian, perlu kerja keras dan strategi yang matang untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan yang lebih baik bagi Indonesia di masa depan.

Berita Terkait

PNS Gaji Tunggal Akan Segera Ditetapkan, Berikut Detailnya
Dunia Desak Israel Gencatan Senjata, Akankah Disetujui?
Kondisi WNI Di Gaza Memprihatinkan, Begini Tanggapan Dubes
RS Indonesia Di Gaza Hancur Diserang Tentara Israel
Biaya Haji Terbaru, Berikut Cara Mempersiapkannya
Peta Koalisi Partai Menuju Pilpres 2024, Mana Lebih Kuat?
Suku Rohingya Datang Ke Aceh, Warga Tolak Dengan Tegas
Gempa Filipina Sebesar 6,7 Magnitudo Sebabkan Kerusakan Cukup Parah

Berita Terkait

Senin, 27 November 2023 - 21:43

Rekor CR7 Belum Habis, Catatkan 48 Gol Di Tahun 2023

Sabtu, 25 November 2023 - 17:46

Semi Final Piala Dunia U-17 Semakin Menarik, Ada Jerman

Sabtu, 25 November 2023 - 17:43

Review Pertandingan Seru Argentina vs Brasil yang Sempat Ricuh

Senin, 20 November 2023 - 00:04

Hasil Indonesia Vs Maroko U-17, Laga Penentuan

Kamis, 16 November 2023 - 13:48

Jelang Ikuti Kualifikasi Piala Dunia, Ini Persiapan Timnas Indonesia

Senin, 13 November 2023 - 19:31

Indonesia Vs Ekuador Piala Dunia U-17 2023 Berakhir Imbang

Senin, 13 November 2023 - 19:28

Pembagian Grup dan Jadwal Piala Dunia U-17 2023

Minggu, 12 November 2023 - 20:36

Update Piala Dunia FIFA U-17, Pegawai FIFA Mulai Berdatangan

Berita Terbaru

Kesehatan

Tips Mengurangi Bau Badan Yang Ampuh

Selasa, 28 Nov 2023 - 19:32

Teknologi

Resmi Gandeng Tokopedia, TikTokshop Kembali?

Selasa, 28 Nov 2023 - 19:30

Teknologi

Rekomendasi Smartphone Android Kamera Terbaik 3 Jutaan

Selasa, 28 Nov 2023 - 19:27

Kesehatan

Ketahui Penyebab Kanker Sebelum Terjadi, Ternyata Ini

Selasa, 28 Nov 2023 - 19:23

Kesehatan

Cara Membersihkan Karang Gigi, Mudah Dan Aman

Selasa, 28 Nov 2023 - 19:21