PDIP Melakukan Komunikasi Dengan Partai Demokrat, Isyarat Koalisi?

- Penulis Berita

Senin, 11 September 2023 - 21:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PDIP Terbuka terkait Potensi Koalisi dengan Partai Demokrat. Sekjen dari partai tersebut dikabarkan telah melakukan kontak politik dengan Partai Demokrat dalam rangka upaya untuk memenangkan Ganjar Pranowo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Langkah ini terjadi setelah Partai Demokrat merasa bahwa ia telah dikhianati dalam Koalisi Perubahan, yang telah mereka bentuk bersama Nasdem dan PKS selama hampir satu tahun lamanya, sehingga memutuskan untuk keluar dari koalisi tersebut.

 

Detail Komunikasi PDIP Dengan Partai Demokrat

Hasto Kristiyanto selaku Sekretaris Jenderal PDI, secara terbuka ia meminta maaf kepada Partai Demokrat karena tidak mengundang partai demokrat dalam puncak perayaan Bulan Bung Karno. Meskipun Partai Demokrat memiliki pandangan politik yang berbeda dengan PDIP, Hasto menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang intens untuk menghormati kepentingan bangsa dan negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

  • Wacana Rekonsiliasi Nasional

Terdapat harapan dari publik mengenai kemungkinan pertemuan antara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Jika pertemuan ini terwujud, hal tersebut dapat menjadi langkah penting menuju rekonsiliasi nasional, yang diharapkan dapat menguntungkan seluruh rakyat Indonesia.

 

  • Komunikasi Awal

Sekretaris Jenderal PDI, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan bahwa wacana kerja sama dengan Partai Demokrat telah dibicarakan secara intensif. Meski komunikasi sudah dimulai, Hasto belum dapat memberikan kepastian apakah Partai Demokrat akan bergabung dalam koalisi yang mendukung Ganjar Pranowo. “Komunikasi politik sudah dilakukan sejak raker nasional yang ketiga,” kata Hasto. Bahkan, Ketua DPP PDI, Puan Maharani, juga telah bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Pertemuan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan juga oleh PDI sendiri. Partai berlambang banteng tersebut berharap dapat segera berkoalisi dengan Partai Demokrat untuk memperkuat pencapresan Ganjar Pranowo. Saat ini, sudah ada beberapa partai lain seperti PPP, Perindo, dan Hanura yang telah mendukung Ganjar.

 

  • Intensifikasi Komunikasi Politik

Hasto menyebut bahwa komunikasi politik dengan Partai Demokrat semakin intens. Ia bahkan menyebut bahwa komunikasi ini telah mencapai tahap yang cair dan berjalan sejak rapat kerja nasional yang ketiga. Selain itu, Hasto juga telah melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Teuku Riefky.

PDI Perjuangan juga menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik lainnya seperti PKB, PAN, dan Partai Golkar. Meski demikian, PDI juga fokus pada penjajakan dengan Partai Demokrat untuk kemungkinan kerja sama dalam pemilu 2024. Hasto menekankan bahwa kerja sama dengan partai politik pengusung Ganjar Pranowo harus selalu mengedepankan kepentingan bangsa dan negara.

 

  • Pilihan yang Strategis

Langkah Partai Demokrat untuk mendekati PDIP merupakan keputusan strategis setelah mereka resmi mencabut dukungannya terhadap Anies Baswedan dan keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan. Hal ini terjadi setelah Anies Baswedan memilih Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, sebagai bakal calon wakil presiden pada Pilpres 2024.

Dalam konteks politik yang semakin ketat menjelang Pilpres 2024, koalisi dan aliansi partai politik menjadi kunci untuk memenangkan kontestasi. PDI dan Partai Demokrat, sebagai dua kekuatan besar dalam politik Indonesia, memiliki potensi besar untuk membentuk aliansi yang dapat mengubah dinamika politik nasional.

 

  • Jadwal Pemilu 2024

Menurut jadwal yang ditetapkan oleh KPU RI, tahapan pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden RI akan berlangsung mulai 19 Oktober hingga 25 November 2023. Hal ini sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang mengamanatkan bahwa pasangan calon presiden dan wakil presiden harus diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi minimal 20 persen dari total kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari total suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Dengan total 575 kursi di parlemen, pasangan calon presiden/wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi dari DPR RI. Pasangan calon juga dapat diusung oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta Pemilu 2019 yang total perolehan suara sahnya minimal 34.992.703 suara.

PDI Perjuangan dan Partai Demokrat, dengan dukungan masing-masing basis pemilih dan struktur partai, memiliki potensi untuk memenuhi persyaratan ini dan menjadi pemain utama dalam kontestasi Pilpres 2024.

 

Komunikasi politik antara PDIP dan Partai Demokrat telah mencapai tingkat intensitas yang tinggi. Meskipun terdapat isyarat koalisi, keputusan akhir masih menunggu. Semua pihak diharapkan dapat memprioritaskan kepentingan bangsa dan negara dalam upaya membangun kerja sama politik. Dengan persiapan yang matang, Pilpres 2024 akan menjadi ajang kompetisi demokratis yang memadai untuk menentukan pemimpin bangsa yang terbaik. Dalam konteks politik yang terus berkembang, publik akan terus memantau perkembangan komunikasi politik antara kedua partai ini dan potensi terbentuknya koalisi yang bisa membentuk peta politik yang baru di Indonesia. Semua mata tertuju pada Pilpres 2024, yang akan menjadi momen penting dalam sejarah politik Indonesia.

Berita Terkait

Kronologi WNI Diculik Di Malaysia, Tebusan 1,7 Miliar Rupiah
Visi Misi Capres 2024 Telah Dipaparkan, Berikut Rangkumannya
Transaksi QRIS Mencapai 18T Rupiah Pada Agustus 2023, Ekonomi Indonesia Go Digital
Pasir Kuarsa Indonesia Dilirik Investor Asing, Berani Gelontorkan 381 Triliun Rupiah
Al Quran Versi China Resmi Dibuat, Cek Disini
Arab Saudi Dan Israel Berpotensi Rujuk Hingga Jalin Kerja Sama
Pertemuan The FED Rabu Ini, Naikkan Suku Bunga Dan Proyeksi Quartal 4
Demokrat Merapat Ke Prabowo, Kuatkan Koalisi

Berita Terkait

Sabtu, 23 September 2023 - 19:18

Kronologi WNI Diculik Di Malaysia, Tebusan 1,7 Miliar Rupiah

Jumat, 22 September 2023 - 18:58

Transaksi QRIS Mencapai 18T Rupiah Pada Agustus 2023, Ekonomi Indonesia Go Digital

Jumat, 22 September 2023 - 18:39

Pasir Kuarsa Indonesia Dilirik Investor Asing, Berani Gelontorkan 381 Triliun Rupiah

Jumat, 22 September 2023 - 18:31

Al Quran Versi China Resmi Dibuat, Cek Disini

Kamis, 21 September 2023 - 20:13

Arab Saudi Dan Israel Berpotensi Rujuk Hingga Jalin Kerja Sama

Selasa, 19 September 2023 - 20:42

Pertemuan The FED Rabu Ini, Naikkan Suku Bunga Dan Proyeksi Quartal 4

Senin, 18 September 2023 - 20:13

Demokrat Merapat Ke Prabowo, Kuatkan Koalisi

Minggu, 17 September 2023 - 21:34

Survey Capres 2024 Terbaru: Prabowo Lebih Unggul

Berita Terbaru

Teknologi

Tips Membeli Smartphone Terbaru, Cek Disini

Sabtu, 23 Sep 2023 - 18:09

Hiburan

Rekomendasi Film Terbaru Bulan Oktober 2023

Sabtu, 23 Sep 2023 - 18:02

Kesehatan

Makanan Rendah Gula, Berikut Rekomendasinya Untuk Anda

Sabtu, 23 Sep 2023 - 17:55

Finansial dan Keuangan

Analisa Market Terbaru Menjelang Akhir Bulan September 2023

Sabtu, 23 Sep 2023 - 17:42