Ramai Digunakan, Penumpang Kereta Cepat Whoosh Capai 21 Ribu Dalam Sehari

- Penulis Berita

Rabu, 15 November 2023 - 20:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Layanan kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, yang dikenal sebagai Kereta Cepat Whoosh, mengukir prestasi luar biasa dengan mencatat rekor jumlah penumpang harian pada tanggal 12 November 2023. Jumlah penumpang yang berhasil diangkut oleh Kereta Whoosh mencapai angka sebanyak 21.312 orang, melalui pelaksanaan operasional yang mencakup 36 jadwal perjalanan, dengan rincian terdiri dari 28 perjalanan reguler dan 8 perjalanan tambahan.

Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Eva Chairunisa, menyampaikan pencapaian tersebut sebagai kinerja puncak sejak Kereta Whoosh mulai beroperasi secara komersial pada pertengahan Oktober 2023. Eva menyatakan bahwa sebelumnya, rekor jumlah penumpang harian tertinggi diraih pada 11 November 2023 dengan sekitar 20.000 penumpang, dan pada 4 November 2023 dengan sekitar 18.000 penumpang.

Peningkatan Jumlah Penumpang Kereta Cepat Whoosh Bisa Jadi Karena Akhir Pekan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peningkatan signifikan ini sejalan dengan adanya peningkatan jumlah perjalanan, dari 32 perjalanan pada 4 November 2023, menjadi 36 perjalanan pada 11-12 November 2023. Eva Chairunisa menjelaskan bahwa peningkatan jumlah penumpang kereta cepat itu juga dipicu oleh kenaikan perjalanan di akhir pekan. Kereta ini kini menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat untuk perjalanan Jakarta-Bandung dan sebaliknya.

Jika kita merinci data mengenai jumlah penumpang pada tanggal 12 November 2023, dapat diungkap bahwa mayoritas dari total penumpang sebanyak 21.312 adalah penumpang premium economy class, yang mencapai angka 19.929 orang, atau setara dengan 93,5 persen dari keseluruhan jumlah penumpang. Di sisi lain, terdapat sekitar 886 penumpang atau 4,2 persen yang tergolong sebagai penumpang business class, dan 497 penumpang atau 2,3 persen merupakan kategori penumpang first class.

Eva Chairunisa menjelaskan bahwa angka penumpang tertinggi sebelumnya tercatat pada Sabtu (11/11) dengan 20 ribu penumpang dan Sabtu (4/11) pekan sebelumnya, yakni 18 ribu penumpang. Dalam catatan yang diberikan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), terungkap bahwa terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang, yakni sebesar 18 persen, atau dengan angka kira-kira sekitar 3.259 penumpang, jika dibandingkan dengan jumlah penumpang pada pekan sebelumnya. Pada sisi lain, terdapat peningkatan yang mencolok dalam jumlah perjalanan, yakni meningkat sebesar 12 persen, dimulai dari 32 perjalanan yang dilakukan pada hari Sabtu, tanggal 4 November, menjadi total 36 perjalanan yang terjadi pada Sabtu, tanggal 11 November, dan Minggu, tanggal 12 November.

Menariknya, perlu dicatat bahwa rata-rata tingkat okupansi atau keterisian dalam setiap perjalanan kereta cepat pertama di Asia Tenggara itu mencapai angka yang sangat tinggi, yakni mencapai 98,5 persen. Fenomena ini menjadi semakin menarik ketika dicermati bahwa pada beberapa jadwal tertentu, tingkat okupansi ini bahkan mencapai puncaknya dengan mencapai angka 100 persen. Artinya, seluruh kursi atau tempat duduk yang tersedia dalam Kereta Cepat Whoosh pada jadwal-jadwal tertentu telah berhasil terjual habis, memberikan gambaran yang sangat jelas mengenai tingginya permintaan dan kepopuleran layanan ini pada waktu-waktu tertentu. Oleh karena itu, dapat dianggap bahwa kondisi ini menjadi sebuah indikator yang kuat terhadap tingginya antusiasme dan minat masyarakat terhadap layanan Kereta Whoosh, menciptakan dampak positif terhadap penggunaan layanan kereta cepat ini.

Dengan penuh harapan, Eva Chairunisa, Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), menginginkan agar tingkat antusiasme masyarakat terhadap layanan Kereta Cepat Whoosh tetap tinggi dan bahkan semakin meningkat seiring berjalannya waktu, serta diharapkan lebih banyak orang yang akan merasakan manfaat dari kehadiran kereta cepat ini. Perusahaan ini, sebagai bagian dari komitmennya terhadap pelayanan yang optimal, secara rutin melakukan evaluasi, terutama dalam aspek jadwal perjalanan dan jumlah perjalanan kereta, dengan tujuan utama untuk memastikan bahwa layanan yang diberikan kepada penumpang tetap optimal dan memenuhi kebutuhan serta ekspektasi mereka.

Kereta Whoosh, yang dapat mencapai kecepatan hingga 350 km/jam, mengoperasikan jalur sepanjang 142,3 km yang melibatkan 13 terowongan dan memberikan layanan kepada empat stasiun utama, yakni Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar. Kehadiran kereta cepat ini membuka peluang peningkatan sektor pariwisata, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta sektor-sektor lainnya.

Eva Chairunisa juga menekankan komitmen KCIC terhadap keselamatan dan kenyamanan penumpang, terutama mengingat adanya kondisi cuaca ekstrem seperti hujan deras. KCIC telah melakukan langkah-langkah preventif, termasuk dengan melibatkan Disaster Monitoring Center, sensor pendeteksi ancaman keselamatan, dan pusat pengelolaan data kebencanaan di Tegalluar.

Seluruh prasarana pada jalur Kereta Cepat Whoosh dipastikan dalam kondisi yang andal dan siap menghadapi musim penghujan. Adanya perangkat canggih seperti CCTV, sensor angin, dan sistem perlindungan petir menjadi bukti komitmen KCIC untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi penumpangnya.

Dengan mempertimbangkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat serta tingkat keamanan yang diprioritaskan dengan baik, Kereta Cepat Whoosh diharapkan akan terus mempertahankan posisinya sebagai pilihan utama bagi warga Indonesia yang melakukan perjalanan antara Jakarta dan Bandung. Upaya ini didukung oleh kehadiran teknologi dan infrastruktur yang canggih, dimana PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif terhadap mobilitas dan perkembangan ekonomi di wilayah tersebut.

Berita Terkait

Update IHSG Hari Ini, Akhir Tahun Menunjukkan Penguatan
Laporan Anggaran BI 2023 Diperkirakan Surplus Rp 27,19 T
Rupiah Menguat, Harga Dollar AS Hari Ini Sentuh Rp15.689
Honorer Resmi Dihapus Usai Jokowi Tandatangani UU ASN 2023
Jokowi Putuskan Untuk Rem Investasi Asing di IKN, Baik atau Buruk?
Cara Mengatur Anggaran Bulanan Untuk Mencapai Tujuan Keuangan
Tips Mengelola Keuangan Pribadi yang Efektif
Cara Menghasilkan Uang Di Internet Yang Belum Banyak Diketahui

Berita Terkait

Sabtu, 2 Desember 2023 - 18:37

Banjir Jakarta Timur Capai Ketinggian Hampir 2 Meter?

Sabtu, 2 Desember 2023 - 18:34

Kiki Fatmala Meninggal Dunia Berjuang Lawan Komplikasi Kanker

Sabtu, 2 Desember 2023 - 18:23

Pengungsi Rohingya Tidak Puas Dengan Makanan Yang Diberikan, Ini Kronologinya

Sabtu, 2 Desember 2023 - 18:21

Elon Musk Dukung Israel, Berikan Sumbangan Dan Siap Memfasilitasi

Sabtu, 2 Desember 2023 - 18:17

Agresi Gaza Belum Selesai, Perdana Menteri Israel Angkat Bicara

Jumat, 1 Desember 2023 - 16:43

Pria Tewas Tanpa Identitas di Malang Tergeletak Bersimbah Darah

Jumat, 1 Desember 2023 - 15:49

Gencatan Senjata Israel Hamas Diperpanjang, Namun Serang Tepi Barat?

Kamis, 30 November 2023 - 21:16

Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah Indonesia Dilanda Banjir

Berita Terbaru