Transaksi QRIS Mencapai 18T Rupiah Pada Agustus 2023, Ekonomi Indonesia Go Digital

- Penulis Berita

Jumat, 22 September 2023 - 18:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada bulan Agustus 2023, Indonesia mencapai pencapaian penting dalam mengadopsi teknologi keuangan digital. Melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), transaksi mencapai Rp 18 triliun. Artinya, banyak orang menggunakan teknologi ini untuk membayar berbagai transaksi. Menurut Bank Indonesia (BI), nilai transaksi QRIS mencapai 18T (18,33 triliun) pada bulan yang sama. BI telah memainkan peran kunci dalam mendorong percepatan digitalisasi sistem pembayaran. Mereka telah bekerja keras untuk memperluas kerja sama dalam sistem pembayaran antarnegara, yang telah membantu memacu pertumbuhan ini. Selain itu, sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal telah menjadi fondasi kuat bagi transaksi ekonomi dan keuangan digital di Indonesia.

 

Peningkatan Transaksi Uang Elektronik (UE)

Tahun ini adalah peningkatan yang luar biasa sebesar 89,64% dibandingkan tahun sebelumnya. Dari data transaksi QRIS mencapai 18T didapatkan data bahwa ada 40,05 juta orang yang menggunakan QRIS dan 28,38 juta pedagang yang menerapkan sistem QRIS. Hal menarik, kebanyakan pedagang yang menggunakan QRIS adalah pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Ini menunjukkan bahwa QRIS telah membuka pintu inklusi keuangan bagi segmen bisnis yang sebelumnya mungkin sulit mengakses layanan perbankan digital. Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyoroti pentingnya pertumbuhan ini dalam konferensi persnya. Ia menyatakan bahwa kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital di Indonesia sangat membanggakan hingga awal kuartal III tahun 2023. Menurutnya, ini mencerminkan kondisi ekonomi nasional yang semakin membaik..

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di samping pertumbuhan yang mengesankan dalam transaksi QRIS mencapai 18T, Bank Indonesia juga melaporkan peningkatan signifikan dalam penggunaan uang elektronik (UE). Pada Agustus 2023, nilai transaksi menggunakan uang elektronik mencapai Rp 38,51 triliun, mengalami kenaikan sebesar 8,62% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan bahwa masyarakat semakin merasa nyaman dan percaya diri dalam mengadopsi uang elektronik dalam berbagai transaksi sehari-hari mereka. Kondisi ini menandakan bahwa semakin banyak orang yang memilih menggunakan uang elektronik sebagai metode pembayaran yang praktis dan efisien, memajukan arah keuangan digital di Indonesia.

 

Transaksi QRIS Mencapai 18T Sebab Pertumbuhan Digital Banking

Selain itu, transaksi digital banking juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. Nilai transaksi digital banking tumbuh sebesar 11,87% (year-on-year) menjadi Rp 5.098,46 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin cenderung untuk mengakses layanan perbankan mereka melalui platform digital.

Penting untuk dicatat bahwa BI telah menjaga stabilitas sistem keuangan. Modal perbankan kuat dengan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio atau CAR) mencapai 27,44% pada Juli 2023. Risiko kredit juga tetap terkendali dengan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/ NPL) sebesar 2,51% (bruto) dan 0,80% (neto).

Likuiditas perbankan juga tetap terjaga, dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 6,24% year-on-year. Hal ini memungkinkan suku bunga perbankan tetap rendah, dengan suku bunga deposito 1 bulan dan suku bunga kredit pada Agustus 2023 masing-masing sebesar 4,23% dan 9,34%.

Bank Indonesia akan terus mendorong akselerasi digitalisasi sistem pembayaran dan memperluas kerja sama sistem pembayaran antarnegara dalam menghadapi masa depan. Tujuannya adalah untuk terus memajukan inklusi ekonomi keuangan serta memperluas ekonomi dan keuangan digital. Bank Indonesia juga akan memastikan ketersediaan uang Rupiah dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah Indonesia melalui berbagai program, seperti pengedaran uang Rupiah ke daerah terluar, terdepan, dan terpencil (3T).

Pertumbuhan pesat dalam transaksi QRIS mencapai 18T dan digitalisasi sistem pembayaran adalah bukti konkret bahwa Indonesia sedang bergerak menuju ekonomi digital yang lebih inklusif dan modern. Dengan dukungan dari regulator seperti Bank Indonesia, masa depan digital Indonesia tampak cerah, dan semakin banyak warga negara akan dapat menikmati manfaat dari kemajuan ini. Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, perbankan, dan dunia usaha untuk memitigasi berbagai risiko ekonomi domestik dan global. Hal ini bertujuan untuk mempertahankan ketahanan sistem keuangan dan memacu pertumbuhan ekonomi.

Dengan pertumbuhan yang luar biasa dalam transaksi digital, yang diraih oleh transaksi QRIS mencapai 18T. Indonesia semakin menunjukkan potensi sebagai negara dengan ekonomi digital yang kuat dan dinamis. Upaya serta kebijakan yang telah diterapkan oleh Bank Indonesia bersama dengan pemerintah dan pelaku industri telah memberikan dampak positif yang signifikan terhadap inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh di tanah air. Selain itu, semangat untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terus berubah menjadi faktor kunci dalam mempertahankan tren pertumbuhan ini dan memastikan bahwa Indonesia terus menjadi pemimpin dalam ekonomi digital di tingkat regional maupun global. Dalam era yang semakin terhubung digital, Indonesia memiliki potensi besar untuk terus mengukir prestasi dalam hal pembangunan ekonomi berbasis teknologi, membuka peluang bagi lebih banyak orang untuk berpartisipasi dalam ekosistem ekonomi digital yang berkembang pesat.

Berita Terkait

Elia Myron Itu Siapa? Berikut Deretan Kontroversinya
Film Propaganda Israel Gal Gadot Sepi, Ini Alasannya
KPU Hapus Debat Cawapres, Jadi Kontroversi
Kronologi Bus Rombongan SMK Bojonegoro Alami Kecelakaan di Tol Pasuruan
Ringkasan Drama Pemenang MasterChef Season 11 yang Ramai Diperbincangkan
Israel Bom Gedung Arsip Gaza, Penghapusan Sejarah Palestina?
Banjir Jakarta Timur Capai Ketinggian Hampir 2 Meter?
Kiki Fatmala Meninggal Dunia Berjuang Lawan Komplikasi Kanker

Berita Terkait

Minggu, 19 November 2023 - 23:40

Update IHSG Hari Ini, Akhir Tahun Menunjukkan Penguatan

Rabu, 15 November 2023 - 20:36

Ramai Digunakan, Penumpang Kereta Cepat Whoosh Capai 21 Ribu Dalam Sehari

Rabu, 15 November 2023 - 16:00

Laporan Anggaran BI 2023 Diperkirakan Surplus Rp 27,19 T

Sabtu, 11 November 2023 - 01:34

Rupiah Menguat, Harga Dollar AS Hari Ini Sentuh Rp15.689

Minggu, 5 November 2023 - 10:35

Honorer Resmi Dihapus Usai Jokowi Tandatangani UU ASN 2023

Minggu, 5 November 2023 - 10:29

Jokowi Putuskan Untuk Rem Investasi Asing di IKN, Baik atau Buruk?

Minggu, 29 Oktober 2023 - 09:50

Cara Mengatur Anggaran Bulanan Untuk Mencapai Tujuan Keuangan

Minggu, 29 Oktober 2023 - 09:46

Tips Mengelola Keuangan Pribadi yang Efektif

Berita Terbaru

Kesehatan

Pasti Pulas, Begini Cara Agar Tidur Nyenyak

Senin, 4 Des 2023 - 21:06

Teknologi

Tips Melindungi Data Pribadi Dari Aplikasi Sosial Media

Senin, 4 Des 2023 - 20:56